Alumni Teknik Sipil UMM, Ir. Alfi Nurhidayat, Resmi Dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Batu

Malang – Keluarga Besar Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya alumninya, Ir. Alfi Nurhidayat, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Ir. Alfi Nurhidayat resmi dilantik oleh Wali Kota Batu, H. Nurochman, S.H., M.H., pada Selasa (7/7/2026). Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Pelantikan tersebut menandai berakhirnya proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Batu. Beliau merupakan alumni Program Studi Teknik Sipil UMM yang menyelesaikan pendidikan sarjana pada tahun akademik 2002/2003. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menempuh pendidikan profesi insinyur di UMM, dan meraih gelar doktor dari Universitas Teknologi Malaysia (UTM) pada 2025. Selain memiliki latar belakang akademik di bidang teknik sipil, beliau juga memiliki pengalaman panjang di pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu. Selanjutnya, ia mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu sebelum dipercaya menjabat Sekretaris Daerah. Di bidang profesi, beliau aktif sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Batu dan Wakil Ketua PII Jawa Timur. Ia juga menjadi Dosen Luar Biasa pada Program Studi Teknik Sipil UMM. Kiprah tersebut menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan profesi keinsinyuran sekaligus mendukung dunia pendidikan. Program Studi Teknik Sipil UMM mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan kepada Ir. Alfi Nurhidayat. Semoga jabatan tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Prestasi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni Teknik Sipil UMM untuk terus berkarya serta memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.
IKATS UMM Lantik Ketua Umum Periode 2026–2031 melalui Musyawarah Nasional

Malang – Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATS) UMM pada Selasa (16/6) di Aula GKB IV UMM. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–15.30 WIB ini dihadiri oleh alumni, Program Studi Teknik Sipil UMM, serta mahasiswa sebagai upaya mempererat hubungan antar keluarga besar Teknik Sipil UMM. Musyawarah Nasional ini bertujuan melantik Ketua Umum IKATS UMM periode 2026–2031 sekaligus menetapkan kepengurusan baru. Selain itu, forum ini juga mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKATS UMM sebagai pedoman organisasi pada periode mendatang. Ketua pelaksana, Vhiqi Ahmad Fahreza, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kembali silaturahmi antara alumni dan mahasiswa. Menurutnya, sudah cukup lama keluarga besar Teknik Sipil UMM tidak memiliki forum yang mempertemukan seluruh alumni. Oleh karena itu, Musyawarah Nasional menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sekaligus membahas arah pengembangan organisasi. “Selain menjadi ajang silaturahmi, Musyawarah Nasional ini juga bertujuan mengesahkan AD/ART IKATS UMM. Kegiatan ini sekaligus memilih Ketua Umum baru karena masa jabatan kepengurusan sebelumnya telah berakhir,” ujarnya. Selama persiapan, panitia HMS UMM berkoordinasi dengan berbagai pihak. Koordinasi tersebut membahas konsep kegiatan, agenda, dan kebutuhan teknis. Dengan demikian, seluruh rangkaian acara dapat dipersiapkan dengan baik. Aula GKB IV UMM dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena dinilai memadai untuk mendukung seluruh rangkaian acara. Melalui forum ini, IKATS UMM melaksanakan agenda organisasi. Selain itu, forum ini menjadi ruang diskusi bagi para alumni. Berbagai gagasan mengenai pengembangan organisasi juga dibahas bersama. Dengan demikian, Musyawarah Nasional diharapkan dapat memperkuat peran IKATS UMM sebagai wadah kolaborasi antara alumni, Program Studi Teknik Sipil, dan mahasiswa.
Mahasiswa Teknik Sipil UMM Perluas Wawasan Konstruksi melalui Kunjungan Industri

Pasuruan – Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Bidang Akademik menyelenggarakan Study Ekskursi 2026 ke PT Wijaya Karya Beton Tbk – Pabrik Beton Pracetak (PBB) Pasuruan pada Rabu (10/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 dengan pendampingan dosen. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengamati penerapan ilmu teknik sipil secara langsung di dunia industri. Ketua pelaksana dari Himpunan Mahasiswa Sipil, Fito Adi Herlambang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai proses produksi beton, struktur, material, dan metode konstruksi. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan membantu mahasiswa memahami penerapan teori yang diperoleh selama perkuliahan. Pemilihan PT Wijaya Karya Beton Tbk sebagai lokasi kunjungan didasarkan pada relevansinya dengan bidang keilmuan Teknik Sipil. Selain mempelajari proses produksi beton, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pemanfaatan beton pada berbagai kebutuhan konstruksi serta alur distribusi produk menuju lokasi proyek. Lebih lanjut, PT Wijaya Karya Beton dipilih sebagai lokasi kunjungan karena memiliki proses produksi yang relevan dengan pembelajaran di Program Studi Teknik Sipil. Mahasiswa tidak hanya mempelajari proses pembuatan beton, tetapi juga memahami pengaplikasiannya pada konstruksi serta proses distribusi produk ke lokasi proyek. Pelaksanaan studi ekskursi didukung melalui kerja sama antara Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UMM, PT Wijaya Karya Beton Tbk, dan penyedia jasa transportasi. Kolaborasi tersebut memungkinkan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi observasi secara optimal. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan berlangsung, studi ekskursi memberikan manfaat bagi peserta dalam meningkatkan pemahaman mengenai struktur, material, dan metode konstruksi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar sekaligus membekali mahasiswa dengan wawasan yang relevan terhadap kebutuhan dunia kerja di bidang teknik sipil.