Malang – Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATS) UMM pada Selasa (16/6) di Aula GKB IV UMM. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–15.30 WIB ini dihadiri oleh alumni, Program Studi Teknik Sipil UMM, serta mahasiswa sebagai upaya mempererat hubungan antar keluarga besar Teknik Sipil UMM.

Musyawarah Nasional ini bertujuan melantik Ketua Umum IKATS UMM periode 2026–2031 sekaligus menetapkan kepengurusan baru. Selain itu, forum ini juga mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKATS UMM sebagai pedoman organisasi pada periode mendatang.

Ketua pelaksana, Vhiqi Ahmad Fahreza, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kembali silaturahmi antara alumni dan mahasiswa. Menurutnya, sudah cukup lama keluarga besar Teknik Sipil UMM tidak memiliki forum yang mempertemukan seluruh alumni. Oleh karena itu, Musyawarah Nasional menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sekaligus membahas arah pengembangan organisasi.

“Selain menjadi ajang silaturahmi, Musyawarah Nasional ini juga bertujuan mengesahkan AD/ART IKATS UMM. Kegiatan ini sekaligus memilih Ketua Umum baru karena masa jabatan kepengurusan sebelumnya telah berakhir,” ujarnya.

Selama persiapan, panitia HMS UMM berkoordinasi dengan berbagai pihak. Koordinasi tersebut membahas konsep kegiatan, agenda, dan kebutuhan teknis. Dengan demikian, seluruh rangkaian acara dapat dipersiapkan dengan baik. Aula GKB IV UMM dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena dinilai memadai untuk mendukung seluruh rangkaian acara.

Melalui forum ini, IKATS UMM melaksanakan agenda organisasi. Selain itu, forum ini menjadi ruang diskusi bagi para alumni. Berbagai gagasan mengenai pengembangan organisasi juga dibahas bersama. Dengan demikian, Musyawarah Nasional diharapkan dapat memperkuat peran IKATS UMM sebagai wadah kolaborasi antara alumni, Program Studi Teknik Sipil, dan mahasiswa.