Pasuruan – Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Bidang Akademik menyelenggarakan Study Ekskursi 2026 ke PT Wijaya Karya Beton Tbk – Pabrik Beton Pracetak (PBB) Pasuruan pada Rabu (10/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 dengan pendampingan dosen. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengamati penerapan ilmu teknik sipil secara langsung di dunia industri.

Ketua pelaksana dari Himpunan Mahasiswa Sipil, Fito Adi Herlambang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai proses produksi beton, struktur, material, dan metode konstruksi. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan membantu mahasiswa memahami penerapan teori yang diperoleh selama perkuliahan.

Pemilihan PT Wijaya Karya Beton Tbk sebagai lokasi kunjungan didasarkan pada relevansinya dengan bidang keilmuan Teknik Sipil. Selain mempelajari proses produksi beton, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pemanfaatan beton pada berbagai kebutuhan konstruksi serta alur distribusi produk menuju lokasi proyek.

Lebih lanjut, PT Wijaya Karya Beton dipilih sebagai lokasi kunjungan karena memiliki proses produksi yang relevan dengan pembelajaran di Program Studi Teknik Sipil. Mahasiswa tidak hanya mempelajari proses pembuatan beton, tetapi juga memahami pengaplikasiannya pada konstruksi serta proses distribusi produk ke lokasi proyek.

Pelaksanaan studi ekskursi didukung melalui kerja sama antara Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UMM, PT Wijaya Karya Beton Tbk, dan penyedia jasa transportasi. Kolaborasi tersebut memungkinkan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi observasi secara optimal.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan berlangsung, studi ekskursi memberikan manfaat bagi peserta dalam meningkatkan pemahaman mengenai struktur, material, dan metode konstruksi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar sekaligus membekali mahasiswa dengan wawasan yang relevan terhadap kebutuhan dunia kerja di bidang teknik sipil.