Fakultas Teknik UMM Gelar Yudisium dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur Periode II Tahun 2026

Malang – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (FT UMM) kembali menyelenggarakan Yudisium dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur Periode II Tahun 2026 pada Selasa (13/05/2026) di Aula GKB III Lantai 6 UMM. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan sarjana dan Program Profesi Insinyur (PPI) yang telah menyelesaikan pendidikan akademik maupun profesinya. Acara dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik UMM Prof. Dr. Ir. Sulianto, M.T., jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, serta Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur, Dr. Ir. Gentur Prihantono, S.P., S.H., M.T., M.H., IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UMM menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan simbol keberhasilan mahasiswa dalam menempuh perjalanan panjang pendidikan tinggi. Menurutnya, lulusan teknik tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas, etika profesi, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. “Keberhasilan hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkap Prof. Sulianto. Ia juga menegaskan bahwa seorang insinyur sejati tidak hanya mampu membangun infrastruktur dan teknologi, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi, membangun harapan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Pada kesempatan yang sama, Ketua PII Wilayah Jawa Timur, menekankan pentingnya profesi insinyur dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, insinyur memiliki peran strategis sebagai penggerak industrialisasi, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta inovasi teknologi di berbagai sektor. Ia juga mengingatkan pentingnya legalitas profesi dan kompetensi keinsinyuran sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Keinsinyuran. Selain gelar akademik, lulusan teknik perlu terus meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi dan pengembangan profesional berkelanjutan agar mampu bersaing di dunia kerja global. Berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Teknik UMM, pada Yudisium Periode II Tahun 2026 ini Fakultas Teknik meluluskan 146 sarjana yang terdiri atas 5 lulusan Teknik Mesin, 43 lulusan Teknik Sipil, 2 lulusan Teknik Elektro, 31 lulusan Teknik Industri, dan 65 lulusan Informatika. Selain itu, Program Profesi Insinyur berhasil meluluskan 54 insinyur profesional yang berhak menyandang gelar Insinyur (Ir.). Pada kategori lulusan terbaik Program Studi Teknik Sipil, penghargaan terbaik pertama diraih oleh Rara Adila Zakia, disusul Vina Nuruziah sebagai terbaik kedua dan Devita Intan Berliana sebagai terbaik ketiga. Prestasi ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Teknik Sipil UMM dalam menjaga kualitas akademik dan pengembangan kompetensi selama masa studi. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur yang dipimpin langsung oleh Ketua PII Wilayah Jawa Timur. Para lulusan Program Profesi Insinyur mengucapkan sumpah profesi sebagai bentuk komitmen untuk mengamalkan ilmu keinsinyuran secara profesional, menjunjung tinggi kode etik, serta berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Sebagai bagian dari acara, Fakultas Teknik UMM juga menghadirkan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Alfin Suprayugo, S.T., M.Sc., Ph.D., dosen Teknik Sipil UMM. Dalam orasinya yang bertajuk “Negeri Cincin Api: Memahami Gempa Bumi untuk Membangun Indonesia”, ia menjelaskan pentingnya penerapan ilmu rekayasa struktur dalam mitigasi bencana gempa bumi di Indonesia yang berada pada kawasan Ring of Fire. Beliau menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tahan gempa harus menjadi prioritas utama mengingat Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dunia. Ia juga memaparkan berbagai inovasi teknologi struktur tahan gempa, termasuk pengembangan sistem buckling restrained brace dan perangkat disipasi energi yang mampu meningkatkan ketahanan bangunan terhadap beban seismik. Apresiasi Mahasiswa Berprestasi Teknik Sipil Selain menghasilkan lulusan terbaik, Program Studi Teknik Sipil UMM juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama program studi melalui berbagai kompetisi dan program pengembangan kemahasiswaan tingkat nasional. Mahasiswa Teknik Sipil, Devita Intan Berliana, berhasil meraih Juara 1 PKP2 ke-1 PTMA Skema PKM-KC Tahun 2023 serta Juara 2 PKP2 PTMA Skema PKM-KC-KI-VGK Tahun 2023. Tidak hanya itu, Devita juga menjadi penerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-KC) melalui dua karya inovatif, yakni “Deteksi Dini Kerusakan Bangunan dengan Steepest Dercent berbasis Image Processing” serta “Pre-Maintenance Permukaan Jalan Menggunakan Sistem IoT berbasis Image Processing” pada tahun 2023. Prestasi serupa juga diraih oleh Safa Roja Nayakajati yang memperoleh Juara 1 PKP2 ke-1 PTMA Skema PKM-KC Tahun 2023 dan Juara 2 PKP2 ke-2 PTMA Skema PKM-KC-KI–VGK Tahun 2023. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa Teknik Sipil UMM dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur serta pemanfaatan teknologi digital dalam bidang ketekniksipilan. Melalui penyelenggaraan Yudisium dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur ini, Fakultas Teknik UMM berharap seluruh lulusan dapat menjadi insan profesional yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Selamat kepada seluruh lulusan Fakultas Teknik UMM Periode II Tahun 2026. Terus berkarya, mengabdi, dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat dan Indonesia.
Dosen Teknik Sipil UMM Raih Pendanaan Pengabdian BIMA 2026

Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatat prestasi melalui keberhasilan salah satu dosennya, Rini Pebri Utari, S.Pd., M.T., sebagai penerima pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat BIMA Tahun Anggaran 2026. Program pengabdian yang diajukan mengangkat tema “Pendampingan Peningkatan Kualitas Produk Genteng Beton Berbasis SNI dan Pemasaran Digital pada Home Industri Desa Dadapan Kabupaten Malang.” Fokus pada Peningkatan Kualitas Produk Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi genteng beton sekaligus memperluas pemasaran usaha masyarakat melalui pendekatan teknologi dan pendampingan berkelanjutan. Menurut Rini Pebri Utari, program ini berangkat dari kondisi home industri genteng beton di Desa Dadapan yang telah berdiri sejak tahun 2005 dan memberdayakan pemuda desa agar tetap produktif serta memiliki penghasilan. Namun, usaha tersebut masih menghadapi beberapa kendala, seperti belum adanya standar pembuatan yang sesuai dengan SNI 0096:2007 tentang genteng beton. Di sisi lain pemasaran masih dilakukan secara konvensional, variasi produksi dan manajemen usaha juga masih terbatas. “Home industri ini memiliki potensi besar. Namun, pelaku usaha masih membutuhkan pendampingan dalam proses produksi, pengujian mutu, hingga pemasaran digital agar mampu berkembang lebih luas,” ujarnya . Melalui program ini, tim pengabdian akan melakukan pendampingan tata cara produksi genteng beton sesuai standar SNI. Mulai dari pemilihan alat dan bahan, prosedur pembuatan, hingga pengujian mutu di laboratorium. Selain itu, tim juga akan membantu pengembangan variasi produk baru berupa genteng flat dengan dukungan teknologi alat cetak. Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, program ini juga mencakup pendampingan manajemen produksi, pencatatan arus kas, hingga perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami kondisi keuangan dan cashflow secara lebih baik. Di bidang pemasaran, tim pengabdian turut memberikan pendampingan digital marketing melalui media sosial dan media promosi lainnya. Hal tersebut dilakukan agar pemasaran produk tidak hanya terbatas di wilayah Kabupaten Malang, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Program ini akan dilaksanakan selama kurang lebih tiga hingga lima bulan. Mulai dari Mei hingga Agustus 2026, di Desa Dadapan, Kabupaten Malang. Sasaran utama kegiatan ini adalah home industri genteng beton serta masyarakat sekitar. Khususnya pemuda desa, agar lebih produktif dan memiliki peluang usaha berkelanjutan. Kolaborasi Tim Pengabdian Tim pengabdian ini terdiri atas Rini Pebri Utari, S.Pd., M.T., yang berfokus pada manajemen konstruksi dan pengendalian mutu. Selain itu, Ir. Erwin Rommel, M.T., pada teknologi serta material beton. Sementara itu, Muhammad Khoirul Fuddin, S.E., M.E., yang berperan dalam penguatan manajemen usaha serta pemasaran digital. Kolaborasi ini menghadirkan pendekatan terpadu sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Melalui kolaborasi tersebut, program pengabdian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas produk genteng beton, tetapi juga memperkuat kemandirian usaha masyarakat serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga Desa Dadapan.
Teknik Sipil UMM Ikuti Upacara Hardiknas 2026

Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang turut mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang diselenggarakan pada Jumat, 2 Mei 2026, di lingkungan kampus UMM. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai pendidikan. Di sisi lain momentum Hardiknas juga menjadi refleksi atas peran perguruan tinggi di tengah perubahan zaman. Rektor UMM Tekankan Kampus sebagai Pusat Solusi Dalam amanatnya, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi tempat belajar. Namun, kampus juga harus hadir sebagai pusat solusi bagi masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi saat ini menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut meliputi keterbatasan sumber daya alam dan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Oleh karena itu, kampus harus mampu beradaptasi dengan perubahan. Selain itu, perguruan tinggi juga dituntut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Beliau menambahkan bahwa pendidikan tinggi perlu bertransformasi menjadi solution center excellence. Artinya, kampus harus mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Kampus juga perlu menjadi mitra strategis bagi industri, masyarakat, dan pemerintah. Tiga Pilar Penguatan UMM Sebagai langkah konkret, UMM menguatkan tiga pilar utama, yaitu Service Excellence Hub, Industry Solution Partner, dan Innovation and Talent Incubator. Ketiga pilar tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri. Disisi lain, turut serta serta menciptakan inovasi dan talenta unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Momen ini menjadi simbol bahwa kerja keras dan pengabdian di lingkungan kampus mendapat penghargaan yang layak.
Kuliah Tamu: Inovasi Infrastruktur dan Kompetensi Profesional dalam Dunia Konstruksi Modern

Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kuliah tamu Teknik Sipil UMM bertajuk “Inovasi Infrastruktur dan Kompetensi Profesional dalam Dunia Konstruksi Modern” pada Rabu, 16 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula GKB III Lantai 6. Kuliah tamu ini menghadirkan praktisi industri untuk memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa. Kegiatan dipandu oleh Rahayu Insin Astuti, S.T., M.T. sebagai moderator. Selain itu, hadir dua pemateri, yaitu Ir. Ahmad Handri Widiyanto, S.T., M.T. dan Satrio Bari Utomo dari Vinilon Group. Dalam pemaparannya, Ir. Ahmad Handri Widiyanto menekankan pentingnya inovasi infrastruktur. Ia juga menyoroti peningkatan kompetensi profesional dalam menghadapi perkembangan industri konstruksi modern. Menurutnya, dunia konstruksi kini memasuki era Society 5.0. Era ini mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan manusia. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa infrastruktur merupakan fondasi utama pembangunan. Infrastruktur berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, inovasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas proyek konstruksi. Selain itu, perkembangan teknologi juga mendorong perubahan besar dalam industri konstruksi. Teknologi seperti Building Information Modeling (BIM), Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) mulai banyak digunakan. Teknologi tersebut mampu meningkatkan akurasi dan efisiensi pekerjaan. Di sisi lain, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. Salah satunya adalah kesiapan sumber daya manusia dalam beradaptasi dengan teknologi baru. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi menjadi hal yang sangat penting. Melalui kuliah tamu Teknik Sipil UMM ini, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan praktis dari dunia industri. Dengan demikian, mahasiswa dapat mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Tim ST-CAW Teknik Sipil UMM Raih Juara 2 BIM Competition di FUBIC Creative Expo UPI

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Tim ST-CAW LSO Surya Team berhasil meraih Juara 2 BIM Competition dalam ajang FUBIC Creative Expo yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari Desember 2025 hingga pengumuman pemenang pada 10 Februari 2026. Tim yang terdiri dari M. Tayang Izatta (2022), Ragesti Rizky S. (2023), dan Akbar Nurfitriono (2023) ini dibimbing oleh Dr. Ir. Moh. Abduh, S.T., M.T., IPU., ACPE., ASEAN Eng. Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung konsep bangunan bertajuk SAVARA Creative Space. Konsep ini merupakan smart building yang mengintegrasikan inovasi teknologi, efisiensi energi, serta kenyamanan pengguna. Konsep Inovasi SAVARA Creative Space SAVARA Creative Space dikembangkan sebagai bentuk transisi dari gray building menuju green dan blue building berbasis BIM. Selain itu, konsep ini mengedepankan pendekatan arsitektur berkelanjutan. Beberapa prinsip yang diterapkan antara lain passive design, intelligent skin, penggunaan smart materials, serta pemanfaatan energi terbarukan melalui panel surya. SAVARA Creative Space dirancang sebagai coworking space yang tidak hanya menjadi ruang kerja, tetapi juga wadah kolaborasi kreatif yang adaptif terhadap kebutuhan generasi modern. Selain itu, konsep ini turut mengimplementasikan pendekatan blue building melalui sistem pengelolaan air yang berkelanjutan, seperti pemanfaatan air hujan (rainwater harvesting) dan pengolahan grey water. Sistem ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber air bersih utama serta menciptakan alternatif pemanfaatan air yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan demikian, desain yang dihasilkan tidak hanya inovatif, tetapi juga ramah lingkungan dan efisien. Proses dan Tantangan Kompetisi Proses persiapan dimulai dengan mempelajari Terms of Reference (ToR). Kemudian, tim membagi tugas ke dalam bidang struktur, MEP, dan arsitektur. Selanjutnya, mereka melakukan eksplorasi referensi untuk mengembangkan konsep desain. Secara keseluruhan, persiapan berlangsung sekitar satu bulan untuk tahap preliminary dan dua minggu untuk tahap final. Namun demikian, tim menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu. Hal ini disebabkan karena tahap preliminary berlangsung bersamaan dengan Ujian Akhir Semester (UAS). Oleh karena itu, tim harus mengatur waktu secara efektif agar tetap optimal dalam persiapan lomba. Selama proses kompetisi, tim mendapatkan bimbingan dari dosen pembimbing. Arahan tersebut membantu dalam menyempurnakan konsep dan meningkatkan kualitas desain. Salah satu anggota tim, Ragesti Rizky, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hal yang tidak terduga. “Awalnya kami benar-benar tidak menyangka bisa menjadi pemenang. Saat diumumkan sebagai finalis, kami merasa senang, tetapi juga sedikit khawatir karena harus bersaing dengan tim dari berbagai kampus ternama. Namun, berkat dukungan dosen pembimbing dan teman-teman LSO Surya Team, kami bisa memberikan hasil terbaik dan meraih juara dua,”. Melalui pengalaman ini, tim berharap dapat memotivasi mahasiswa lain. Mereka menekankan pentingnya keberanian untuk mencoba serta konsistensi dalam belajar. Dengan begitu, pengalaman kompetisi dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia profesional.
Prof. Dr. Ir. Sulianto, M.T. Resmi Raih Jabatan Akademik Guru Besar

Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Ir. Sulianto, M.T., atas pencapaian jabatan akademik Guru Besar. Penetapan ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi, kontribusi, dan kiprah beliau dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang Teknik Sipil. Sebagai akademisi, Prof. Dr. Ir. Sulianto, M.T. dikenal memiliki kontribusi signifikan dalam bidang kepakaran sumber daya air serta pengelolaan infrastruktur berkelanjutan. Pencapaian jabatan Guru Besar ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi civitas akademika Teknik Sipil UMM. Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong pengembangan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan. Melalui capaian ini, diharapkan Prof. Dr. Ir. Sulianto, M.T. dapat terus berkontribusi dalam menghasilkan inovasi, memperkuat riset, serta menginspirasi mahasiswa dan generasi akademisi berikutnya. Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Bersua di Malang, Silaturahmi Alumni Teknik Sipil UMM Wilayah Jawa Timur

Ikatan Alumni Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang wilayah Jawa Timur menggelar kegiatan “Bersua di Malang” pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Warung Sangguran, Kota Batu. Kegiatan yang diikuti alumni Teknik Sipil UMM ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi antar alumni. Acara yang berlangsung pada pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh alumni Teknik Sipil UMM dari berbagai angkatan. Kegiatan ini diisi dengan forum diskusi, buka bersama, serta ramah tamah, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan antar alumni. Melalui kegiatan ini, para alumni dapat saling bertukar pengalaman serta memperluas relasi profesional. Melalui kegiatan ini, Ikatan Alumni Teknik Sipil UMM diharapkan dapat terus memperkuat jaringan alumni serta membangun komunikasi yang lebih aktif antar alumni. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ruang berbagi pengalaman serta memperluas kolaborasi yang bermanfaat bagi alumni maupun almamater.
Apresiasi Purna Bakti Ir. Suwignyo, M.T., Dosen Teknik Sipil UMM

Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang menyampaikan apresiasi atas purna bakti Ir. Suwignyo, M.T., yang telah mengabdi sebagai dosen sejak tahun 1991 hingga 2026. Selama lebih dari tiga dekade, beliau berperan dalam mendidik dan membimbing mahasiswa serta berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang teknik sipil. Dalam perjalanan akademiknya, Ir. Suwignyo, M.T. dikenal aktif dalam pengembangan pengetahuan di bidang sumber daya air. Salah satu kontribusinya adalah melalui penulisan buku berjudul “Pengembangan Sumberdaya Air Embung Beton / Pasangan Batu dan Waduk Lapangan: Survei, Investigasi dan Desain” yang diterbitkan oleh UMMPress pada tahun 2024. Karya tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung pengembangan literatur teknik sipil, khususnya pada bidang perencanaan dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. Ilmu dan pengalaman yang beliau bagikan selama masa pengabdian telah memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun perkembangan akademik di lingkungan Teknik Sipil UMM. Program Studi Teknik Sipil UMM menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh Ir. Suwignyo, M.T. Semoga nilai-nilai keilmuan, pengalaman, dan keteladanan yang telah beliau berikan dapat terus menginspirasi generasi penerus.
Rapat Pleno Pemutakhiran RPS dan Capstone Design Project Teknik Sipil UMM

Pada Kamis, 26 Februari 2026, Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan Rapat Pleno Pemutakhiran RPS (Rencana Pembelajaran Semester) dan Capstone Design Project. Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen Teknik Sipil UMM. Rapat tersebut merupakan langkah strategis Progam Studi untuk memastikan kurikulum tetap relevan, adaptif, dan selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, kegiatan ini juga menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri konstruksi serta standar pendidikan tinggi. Rapat pleno ini merupakan tindak lanjut dari proses perumusan Rencana Pembelajaran Semester yang sebelumnya telah dilakukan oleh masing-masing Koordinator Rumpun Mata Kuliah bersama timnya. Salah satu fokus utama pembahasan adalah pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) ke dalam setiap mata kuliah. Tim Pemutakhiran RPS yang dikepalai oleh Ir. Erwin Rommel, M.T. memaparkan sebaran CPL pada setiap mata kuliah serta keterkaitannya dengan profil lulusan. Setiap mata kuliah diarahkan untuk berkontribusi secara terukur terhadap pencapaian kompetensi lulusan mahasiswa. Kompetensi tersebut mencakup pembentukan karakter dan etika profesional, penguasaan konsep dasar teknik sipil, serta kemampuan analisis dan perancangan berbasis standar yang berlaku. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan memiliki keterampilan eksperimen dan pemecahan masalah dengan dukungan teknologi modern. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan komunikasi dan kolaborasi multidisiplin. Adaptasi terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan komitmen terhadap keberlanjutan juga menjadi bagian penting dari kompetensi lulusan. Dengan demikian, keterkaitan antara kurikulum, proses pembelajaran, dan capaian lulusan menjadi lebih sistematis dan terintegrasi. Selain itu, rapat juga membahas perumusan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan sub-CPMK yang harus mengacu pada tingkat kognitif dalam Taksonomi Bloom. Penentuan level kemampuan, mulai dari memahami konsep dasar hingga menganalisis dan merancang solusi rekayasa. Penyesuaian ini mempertimbangkan karakteristik dan bobot masing-masing mata kuliah sehingga alur pembelajaran antarsemester tersusun secara bertahap dan logis. Topik penting lainnya adalah penempatan Capstone Design Project dalam struktur kurikulum. Mata kuliah ini dirancang sebagai puncak integrasi kompetensi yang telah diperoleh mahasiswa selama masa studi. Melalui Capstone Design Project, mahasiswa mengerjakan proyek perancangan yang bersifat komprehensif. Proyek tersebut mengintegrasikan berbagai bidang keilmuan dalam teknik sipil. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Program Studi Teknik Sipil dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum secara berkala. Dengan terselenggaranya rapat pleno ini, diharapkan kurikulum Teknik Sipil UMM semakin terstruktur, terintegrasi, dan selaras dengan arah pengembangan program studi ke depan.
Teknik Sipil UMM Lakukan Evaluasi dan Monitoring Media Sosial

Tim Pengelola Media Sosial Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang menggelar rapat evaluasi dan monitoring pengelolaan media sosial pada Rabu, 25 Februari 2026, di La Luna Space. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Ir. Azhar Adi Darmawan, S.T., M.T. selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil, bersama tim pengelola media sosial. Rapat yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut membahas evaluasi kinerja media sosial Teknik Sipil, termasuk capaian konten dan konsistensi publikasi. Dalam arahannya, Ketua Jurusan menekankan pentingnya pengelolaan media sosial yang profesional dan informatif sebagai bagian dari penguatan komunikasi publik dan transparansi informasi program studi. Melalui evaluasi ini, diharapkan tim pengelola dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas konten serta performa media sosial Teknik Sipil. Hasil rapat menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat kredibilitas dan komunikasi publik Teknik Sipil UMM.